17-18
April, 2014
Berawal dari rasa santai yang berkelanjutan
yang berakhir dengan rasa tak nyaman. Semua pasti mengalami hal seperti ini,
tinggal bagaimana masing” individu merangkai cerita dalam skrip yang sedang
diperankan dalam keadaan sadar. Seperti bagaimana saya saat kemaren sedang
asiik sepertinya, saling meluapkan emosi (tandakutip: saling berbagi uneg”)
tetapi tak sampai melupakan waktu tentunya. Masih keadaan sadar untuk
menjalankan kewajiban di siang hari dan itu artinya, harus mengcut ini semua
yang sedang berjalan atau menyeleseikannya secara cepat. Yang akhirnya semua
haruslah berakhir. Perasaan yang ada saat itu sudah tak berbentuk lagi, entah
masih tetap utuh atau sudah
berkeping-garis-miring-remuk-garis-miring-hancur-lebur-garis-miring-ambruk-seketika-itu-juga.
Tapi semuanya tak jadi satu, perasaan yg saat itu muncul malah jauh dari
perkiraan yang ada, perasaan cemas- garis-miring-khawatir-garis-miring-takut-garis-miring-sedih.
Berbagai cerita dalam sesi percakapan kali ini muncul. Tetapi saya bingung tuk
menentukan alur cerita ini, karna saya tak bisa mencerikan semua detai cerita
saya temukan di sesi percakapan ini bersama dengan seseorang yang saya panggil
ibu di tempat saya tinggal sekarang.
Suatu hari nanti pastilah redears juga akan
menenukan sesuatu yang bisa disebut sebagai fakta yang ada dikehidupan nyata
seperti, entah dari kalimat langsung ataupun kalimat tak langsung saya yang
entah disengaja oleh saya ataupun tak sengaja saya tulis. Untuk itu bersabalah
menantikan hal tersebut yang engga tau bagaimana
tanggapan-garis-miring-respon-garis-miring-argumen-garis-miring-pandangan yang
nanti terhadap orang yang seperti itu. Katanya “masa bodo’lah yaa” untuk
sebagian orang yang menerima jawaban tersebut. Hal menarik pada sesi percakapan
kecil bersama seorang yang ku panggil dengan ‘ibu’ saat ini adalah ketika
mengetahui sesuatu yang baru didengar yang pasti juga pertamakalinya untuk ibu
dengar. Saat seseorang lupa atau tidak menegerti bagaimana caranya
menterjemahkan sesuatu yang ada, selalu ada opsi yang muncul setiap saat a.
akan melupakannya dg sangat mudah b. rasa penasaran yang tak kunjung ada
hasilnya c. mencari suatu jawaban yang mungkin bisa membuat rasa tersebut
terkurangi atau bahkan meng-abaikan hal tersebuta. & yang selalu menjadi
sorotan adalah opsi yang terakhir, pilihan yang selalu mendapat polling
terbanyak, ataukah saya yang harus membuat pilihan tersebut secara acak (?).
entahlah. . . toh semua ini mengalir dengan sendirinya. (jadi (?) inti yang
akan diceritakan disini apa?) hmm.. saya masih ingin berputar-putar dalam
kalimat-garis-miring-percakapan-garis-miring-obrolan-garis-miring-suatu-tantangan.
Belum sampai ke titik klimaks yang membuat bosan. Benarkah? Apakah harus
diceritakan dalam forum? Selalu memiliki opsi lagi dan lagi. Tak perlu
dijelaskan lagi yang sepertinya redears juga sudah mengetahui semua opsi ini.
(jadi (?) intinya mau tidak menceritakan hal tersebut atau tidak?) (titik)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar